Th08/Extra Tim Scarlet

From Touhou Patch Center
Jump to: navigation, search
This page is a translated version of a page Th08/Scarlet Team's Extra and the translation is 100% complete.

Other languages:German 100% • ‎English 100% • ‎British English 16% • ‎Google Translate English 100% • ‎Spanish 100% • ‎French 100% • ‎Hindi 100% • ‎Hungarian 100% • ‎Indonesian 100% • ‎Italian 100% • ‎Japanese 100% • ‎Korean 100% • ‎Russian 100% • ‎Swedish 100% • ‎Thai 100% • ‎Vietnamese 100% • ‎Simplified Chinese 99%

Sudah diterjemahkan.Tolong diperiksa.

Stage Ekstra

Gnome-colors-gtk-edit.svg msg8c.dat.jdiff



Keine Kamishirasawa enters

Keine

#2@60Aku sudah menunggumu.

Keine

#2@140Berani sekali kau, menantangku pada malam bulan purnama.

Sakuya

#2@230Wah, anda telah berubah.

Keine

#2@320Aku tidak akan membiarkanmu menyakiti orang itu!

Keine Kamishirasawa defeated

Sakuya

#0@60Serangan-serangan ini memang lebih sulit, tapi untuk uji nyali ini tidak seberapa.

???

#0@61Ini sudah tengah malam, dan yang bukan manusia sedang bertarung.

???

#0@62Malam yang brutal, dimana tidak ada seorangpun manusia ataupun youkai.

Fujiwara no Mokou enters

???

#0@123Mungkin karena ini malam bulan purnama?

Sakuya

#0@124Mohon maaf, tapi saya manusia.

Eirin

Mokou

#0@125Benarkah? Mohon maaf juga sih, tapi aku juga manusia.

Remilia

#0@126Sakuya, kita datang pada saat yang tepat, Ada manusia di tempat seperti ini!

Sakuya

#0@127Saat yang tepat? Bukankah belum saatnya makan, nona?

Mokou

#0@128Jadi orang itu youkai? ...sudah jelas dari sayapnya sih.

Remilia

#0@129Jangan bandingkan saya dengan youkai biasa. Kedudukan saya lebih mulia...

Sakuya

#0@130Tidak perlu membanggakan diri di saat seperti ini, nona.

Mokou

#0@131Jadi, apa yang dilakukan seorang manusia dan seorang youkai di tempat seperti ini?

Sakuya

#0@132Itu...Kami sedang melakukan uji nyali.

Mokou

#0@133Uji nyali?

Mokou

#0@134Untuk manusia dan youkai?

Mokou

#0@135Dan dibawah sinar bulan purnama juga, di tengah malam di saat hanya tanaman yang tertidur?

Remilia

#0@136Apa salahnya? Kami hanya menikmati angin sejuk yang agak diluar musimnya.

Remilia

#0@137Kau kan hanya manusia, jadi diam dan hiburlah kami menjadi monster pada uji nyali ini.

Sakuya

#0@138Nona, manusia tidak bisa menjadi monster. manusia hanya berperilaku seperti monster.

Mokou

#0@139Bukannya sudah banyak roh jahat?

Mokou

#0@140Kenapa manusia harus repot-repot berperilaku jahat?

Remilia

#0@141Kau bilang kau manusia.

Remilia

#0@142Kalau begitu kenapa kau tidak takut dengan youkai?

Remilia

#0@143Kenapa kau tidak tergoyahkan ketika melihatku?

Mokou

#0@144Kamu datang buat uji nyali atau buat menguji nyali orang lain...

Mokou

#0@145Tapi aku sudah tidak punya alasan untuk takut.

Mokou

#0@146Tidak peduli berapa kali tubuhku tertembus oleh anak panah yang terlalu cepat untuk dilihat,

Mokou

#0@147Tidak peduli berapa kali aku dibakar oleh api suci yang dapat melahap suatu desa dalam sekejap,

Mokou

#0@148Aku tidak bisa mati.

Mokou

#0@149Aku juga tidak bisa uji perut lagi.

Sakuya

#0@150Bagus sekali, nona!

Sakuya

#0@151Anda bisa meminum darahnya sebanyak apapun yang anda suka, dan orang ini tidak akan mati.

Remilia

#0@152Tidak bisa, Sakuya.

Remilia

#0@153Dia bukan manusia lagi. Aku hanya minum darah orang yang takut padaku.

Sakuya

#0@154Sayang sekali. Saya pikir orang ini bisa seperi botol yang bisa membuat minuman yang tidak akan habis.

Mokou

#0@155Kau memangnya benar benar manusia?

Mokou

#0@156Kalau memang, lupakan uji nyali ini dan pulanglah. Tempat ini bukan tempat untukmu berada.

Sakuya

#0@157Dia berkata seakan memang ada sesuatu disini...

Remilia

#0@158Oh, sepengelihatanku memang ada sesuatu disini. Di saat ini, dan sedikit di masa yang akan datang.

Remilia

#0@159Pisau-pisaumu memang tajam, Sakuya, tapi pikiranmu agak tumpul.

Remilia

#0@160Kaguya ingin menuntun kita kepada orang ini, jadi uji nyali ini hanya alasan. Itu pasti.

Mokou

#0@161Hmm... Kaguya, kau bilang?

Mokou

#0@162Sudah kutebak. sudah kupikir ini aneh untuk seorang manusia dan youkai uji nyali disini.

Mokou

#0@163Dia selalu mencoba menyingkirkanku. Selalu mengirimkan pembunuh.

Mokou

#0@164Dan padahal dia tahu aku nggak bisa mati!

Mokou

#0@165Kaguya itu yang membuat eliksir Hourai 'kan? Kuharap dia bisa menghentikan ini semua.

Remilia

#0@166Lihat 'kan, Sakuya? Sudah kubilang, Kaguya sedang mempermainkan kita.

Sakuya

#0@167Benar. Kalau begitu berarti anda memang sengaja mengikuti perintahnya karena hal ini menarik, nona?

Remilia

#0@168Tidak juga 'sih, hanya untuk membuang waktu.

Mokou

#0@169Nyali pada uji nyali ini adalah asap dari gunung Fuji. Debu volkanik abadi, terbang tinggi mencapai bulan.

Mokou

#0@170Burung kekal yang selalu bangkit kembali, terlahir dari api yang tak pernah padam.

♪ Raihlah Sampai ke Bulan, Asap Abadi

Mokou

#0@171Burung Phoenix legenda, bertambah kuat setelah tiap kebangkitan, Peluru-peluruku akan menjadi trauma untuk gadis muda itu.

Fujiwara no Mokou defeated

Mokou

#1@60Siaaaal, Aku sudah nggak kuaat.

Remilia

#1@61Huh? Sudah menyerah? Kau cuma menggeretak tapi tidak menyerang.

Sakuya

#1@62Saya juga sudah cukup~ Mohon jangan mengejek orang yang tidak bisa mati.

Remilia

#1@63Oh iya, kamu orangnya bisa mati ya, Sakuya.

Sakuya

#1@64Sungguh komentar yang sangat menyeramkan. Tidak terdengar seperti gurauan bila anda mengatakannya, nona.

Mokou

#1@65Aku tidak akan mati untuk saat ini, tapi aku sudah nggak kuat bertarung~

Remilia

#1@66Jadi kalau kamu jadi kekal juga bagaimana, Sakuya?

Remilia

#1@67Jadi kita bisa selalu bersama.

Sakuya

#1@68Saya akan tetap menjadi manusia fana sepanjang hidup saya.

Sakuya

#1@69Jangan khawatir, nona, kita akan selalu bersama selama saya masih hidup.

Mokou

#1@70Aku tidak menyarankan kekekalan.

Mokou

#1@71Walaupun nggak kelihatan, luka yang kau berikan sangat sakit.

Mokou

#1@72Tapi walaupun sakit juga aku tidak akan mati.

Remilia

#1@73Baiklah kalau begitu, tidak ada yang bisa kulakukan. Sayang sekali. Ngomong-ngomong tentang obat kekekalan, Eliksir Hourai...

Remilia

#1@74Obat itu akan menumpuk di perut manusia kekal.

Remilia

#1@75Eliksir kekekalan itu sedang berdiri didepan kita, tapi sedang dalam keadaan babak-belur dan letih.

Sakuya

#1@76Siapa yang akan memakan perut manusia?

Sakuya

#1@77Dan siapa yang memberitahu anda demikian?

Sakuya

#1@78-eh, tidak, saya sudah bisa menebaknya.

Mokou

#1@79Ngomongin tentang memakan perut orang? Obrolan kalian kok seram ya.

Mokou

#1@80Ini bukan uji nyali buatku 'kan?

Remilia

#1@81"Uji nyali" maksudnya ini 'kan, Sakuya sang manusia fana?

Sakuya

#1@82Anda belajar tentang hal-hal aneh semakin lama anda menghabiskan waktu dengan nona Patchouli. Agak merepotkan menurut saya.