Th11/Skenario Ekstra Marisa & Alice dalam Bahasa Indonesia

From Touhou Patch Center
Jump to: navigation, search
This page is a translated version of a page Th11/Marisa and Alice's Extra and the translation is 100% complete.

Other languages:Bulgarian 99% • ‎German 100% • ‎Deutsch (meta) 100% • ‎English 100% • ‎4Kids English 5% • ‎British English 20% • ‎Google Translate English 100% • ‎Spanish 100% • ‎French 100% • ‎Hindi 100% • ‎Indonesian 100% • ‎Italian 100% • ‎Japanese 100% • ‎Korean 100% • ‎Brazilian Portuguese 100% • ‎Russian 100% • ‎Swedish 100% • ‎Thai 100% • ‎Ukrainian 100% • ‎Vietnamese 100% • ‎Simplified Chinese 100%

Tinggal cek gaya bahasa.

Gnome-colors-gtk-edit.svg st07_01a.msg.jdiff


Extra Stage

♪ Last Remote
Sanae Kochiya enters

Sanae

#2@30Oh, apakah kau mengunjungi kuil kami dalam cuaca dingin seperti ini?

Sanae

#2@150Hehe, aku sudah belajar cara menyapa disini.

Sanae

#2@290Kau tak boleh terbelenggu dengan akal sehat di Gensokyo, 'kan?

Sanae Kochiya defeated

Marisa

#0@34Uwah~ Dingin sekali di gunung ini.

Marisa

#0@42Air panasnya muncul, dan para roh pergi bukankah sudah selesai kerjaannya?

#0@50Alice (Ini dungeon ekstra untuk setelah kau selesaikan game-nya. Semoga berhasil!)

Marisa

#0@58Sial, siapa yang mulai duluan coba?

Marisa

#0@66Bukannya selesaikan game-nya aja sudah cukup ya?

Marisa

#0@74Kalau selalu ada dungeon ekstra, boss terakhirnya akan jadi midboss!

#0@82Alice (Jangan begitu. Nih, kata gagak neraka itu,)

#0@90Alice (Dia mendapatkan kekuatan fusi nuklir dari dewa gunung ini 'kan?)

Marisa

#0@98Iya, benar Aku kemari untuk mendapatkan berkah dewa juga sih.

Koishi Komeiji enters

???

#0@106Um, permisi...

???

#0@174Apakah kau melihat seseorang dari kuil ini?

Marisa

#0@182Iya, barusan aku kalahkan disana.

???

#0@190Kau mengalahkannya?

Marisa

#0@198Dia langsung menyerang begitu, jadi aku harus mempertahankan diri.

???

#0@206Yah, sepertinya tidak ada orang disini. Sayang sekali.

Marisa

#0@214Kenapa? Ingin berdoa biar nilaimu bagus?

Marisa

#0@222Aku akan antar kau ke kuil dibawah gunung. Ada gadis kuil yang kurang kerjaan disana.

???

#0@230Aku lebih baik mengunjungi kuil di atas gunung. Aku datang untuk mendapat berkah dari dewa gunung di kuil ini.

#0@238Alice (Berkah dewa dari kuil Moriya itu apa sih?)

Marisa

#0@246Entahlah, sesuatu yang bagus seperti kekuatan fusi nuklir gagak itu misalnya.

???

#0@254Fusi nuklir, gagak? Apakah kau membicarakan tentang Okuu?

Marisa

#0@262Okuu siapa?

#0@270Alice (Dia bicara tentang Utsuho, si gagak neraka itu.)

Marisa

#0@278Oh, karena namanya ditulis dengan karakter "kuu" yang artinya kosong. Kasihan dia turun pangkat jadi midboss.

???

#0@286Kalian berdua kenal Okuu? Kalian siapa?

Marisa

#0@294Aku penyihir hebat, Marisa Kirisame. Jangan lupakan itu!

Marisa

#0@302Jadi, kamu siapa? Menurutku para pengikut kuil ini agak mencurigakan.

<Boss title>

Koishi

#0@310Okuu adalah salah satu dari peliharaan kakakku.

Koishi

#0@318Aku iri dengan power-up-nya.

Koishi

#0@326Kupikir jika aku kemari, peliharaanku bisa bertambah kuat juga.

#0@334Alice (Apa kau adiknya nona Satori?!)

Marisa

#0@342Apa? Memang Satori punya adik seperti dia?

Koishi

#0@350Eh? Kalian juga kenal kakakku?

Koishi

#0@358Kalian berdua...

Marisa

#0@366Sudah kubilang, aku Marisa, sang filusuf besar, Marisa!

Koishi

#0@374...adalah pencuri pengguna boneka yang mengunjungi rumah kamu ya?

Marisa

#0@382Apa-?!

#0@390Alice (Wkwk)

Koishi

#0@398Aku Koishi Komeiji.

Koishi

#0@406Aku tidak menemukan dewa gunung ini tapi sepertinya aku menemukan teman bermain.

Koishi

#0@414Mencuri itu tidak baik lho, nona-manusia-permukaan.

Marisa

#0@422Yah, terserah lah. Toh aku sudah mengalahkan Kanako dan Suwako.

Marisa

#0@430Sepertinya mereka tidak disini, jadi aku akan bermain denganmu

♪ Gadis Youkai Hartmann

Koishi

#0@438Aku sudah mendengar tentangmu dari kakak dan Okuu.

Koishi

#0@446Pencuri itu menghindari danmaku seperti serpihan kertas yang melayang di udara.

Koishi

#0@454Dia bilang kau meresahkan secara mental seperti ada kutu di punggung.

Koishi

#0@462Kalau kau kukalahkan dan kubawa pulang Aku pasti menjadi pusat perhatian dirumah!

Koishi Komeiji defeated

Koishi

#1@30Kau kuat! Aku tahu kenapa kau bisa mengalahkan kakakku.

Marisa

#1@38Ya! Aku menghancurkanmu dengan mudah!

#1@46Alice (Tadi itu mudah ya?)

Koishi

#1@54Terima kasih telah menghabiskan waktu denganku!

Koishi

#1@62Aku tidak bisa membawamu pulang tapi inu sudah cukup untuk menjadi bahan pembicaraan.

Marisa

#1@70Uh, oh iya. Kau adiknya Satori yaююю

Marisa

#1@78Jadi uhh... Kau bisa membaca pikiran juga nggak?

Koishi

#1@86Nggak, aku menutup mata ketigaku.

Marisa

#1@94Mata ketiga?

Koishi

#1@102Mata ketiga, yang bisa melihat kedalam pikiran seseorang. Tpai itulah yang membuat kakakku lemah.

Koishi

#1@110Aku sadar bahwa membaca pikiran seseorang membuatku kalah dengan alam bawah sadarnya.

Koishi

#1@118Jadi aku tidak membaca pikiran orang lagi. Eh, tidak, aku tidak bisa.

Marisa

#1@126Aku nggak ngerti, tapi syukurlah.

#1@134Alice (Sayang sekali. Kau bisa menguasai seseorang dengan mudah dengan kekuatan itu.)

Koishi

#1@142Tidak sehebat itu. Kesadaran akan selalu kalah dengan alam bawah sadar.

Koishi

#1@150Seseorang tidak hanya berperilaku mengikuti pikiran sadarnya.

Koishi

#1@158Mereka berperilaku berdasarkan kesadaran

dan alam bawah sadarnya. Kalau kau membaca pikirannya

Kau tak tahu apa yang ada di alam bawah sadarnya.

Marisa

#1@166Ooh begitu. Yah, aku sudah pemanasan tapi Kanako dan lainnya nggak ada.

Marisa

#1@174Aku pulang aja deh.

#1@182Alice (Apa? Memangnya kamu sudah kelar?)

Marisa

#1@190Reimu akan urus masalah penduduk bawah tanah dengan dewa gunung.

Marisa

#1@198Aku akan tanya dia nanti saja.

#1@206Alice (Santai sekali kamu. Apakah aku harus mencarinya sendiri nanti?)

Marisa

#1@214Lagipula aku ada sesuatu yang lebih penting.

#1@222Alice (...? Apa?)

Marisa

#1@230Kuilnya kosong melompong. Saatnya menggeledah.

Koishi

#1@238Oh, mencuri itu tidak baik lho?

 

#1@246――"Lalu Kanako menangkap Marisa sedang menggeledah rumahnya.

 

#1@254lalu Marisa pun di peras olehnya. Tamat"