Th15/Ending Marisa bahasa Indonesia

From Touhou Patch Center
Jump to: navigation, search
This page is a translated version of a page Th15/Marisa's Endings and the translation is 100% complete.

Other languages:German 100% • ‎English 100% • ‎British English 66% • ‎Google Translate English 100% • ‎Spanish 65% • ‎Latin American Spanish 5% • ‎European Spanish (Suzunaan Blog translation) 100% • ‎French 100% • ‎Indonesian 100% • ‎Japanese 100% • ‎Korean 100% • ‎Polish 18% • ‎Brazilian Portuguese 100% • ‎Russian 100% • ‎Swedish 100% • ‎Thai 100% • ‎Ukrainian 100% • ‎Vietnamese 100% • ‎Traditional Chinese 100%

Terjemahan di sini diterjemahkan dari versi bahasa Inggris, Jika ada terjemahan yang janggal atau kurang tepat, silahkan diperbaiki.

Mohon diperiksa. 

Gnome-colors-gtk-edit.svg e03.msg.jdiff


Pointdevice/No-Miss Ending No. 03

#0@0Rumah Marisa.

#0@1Rumahnya terletak di tengah-tengah keramaian Hutan Sihir.

Marisa 

#0@2"Yah, menakjubkan aku masih hidup.

  

#0@3Ternyata ada beberapa musuh kuat di Ibukota Bulan.

  

#0@4Walau, tampaknya berkatku, ibukota berhasil diselamatkan."

Marisa 

#0@5"Dan ternyata aku cuma pion mereka. Bahkan mikirinnya nyebelin."

Marisa 

#0@6"Tapi aku belajar sesuatu yang sangat penting dari Sagume.

  

#0@7Perwujudan Urban Legend terjadi,

  

#0@8Berkat kekuatannya."

Marisa 

#0@9"Powerstone ini dari Ibukota Bulan.

  

#0@10Baguslah kuambil salah satu yang tercampur dengan bola gaib (okultisme).

  

#0@11Aku tak tau benda ini punya kekuatan yang bisa ngacauin Gensokyo."

Yukari 

#0@12"Halo."

Marisa 

#0@13"Waah, kau ngagetin! Berhenti muncul tiba-tiba begitu."

Yukari 

#0@14"Jadi kamu sudah ke Ibukota Bulan?"

Marisa 

#0@15"Eh, ya. Aku pergi dan menyelamatkan Ibukota Bulan."

Yukari 

#0@16"Aha, bagus. Itu membuatmu jadi pahlawan super, kan?"

Marisa 

#0@17"Heroin. Ada urusan apa di sini?"

Yukari 

#0@18"Powerstone ini. Tunjukkan padaku sedikit."

Marisa 

#0@19"Ah, kurasa kau ingin mengambil dan memecahkannya?"

Yukari 

#0@20"Tidaaaak, sama sekali. Seberharga itu... Kok menurutmu bakal kupecahkan?"

Marisa 

#0@21"Yah, barang berbahaya ini punya kekuatan untuk menciptakan urban legend.

  

#0@22Ini benar-benar bisa membuat Gensokyo jatuh ke dalam kekacauan."

Yukari 

#0@23"Apa maksudmu, ini nyaris takkan cukup untuk membawa kekacauan."

Yukari 

#0@24"Malah, untung kan kita telah dapat informasi dan kekuatan sihir begitu?

  

#0@25Gensokyo bisa mengubah bahkan lebih dengan ini."

Marisa 

#0@26"Hah? Nggak biasanya kau ngomong gini."

Marisa 

#0@27"Aku yakin kau orang yang akan jaga pembatas dan nolak perubahan, tapi..."

Yukari 

#0@28"Ufufufu, begitukah?

  

#0@29Bagaimanapun, kamu bertemu orang yang menciptakan powerstone ini?"

Marisa 

#0@30"I, iya..."

Yukari 

#0@31"Sudah kuduga... Pastikan hubunganmu dengannya terjaga ya.

  

#0@32Duh! Senangnya jadi sibuk begini."

#0@33Marisa tak bisa membaca pikiran Yukari dan tertekan sepenuhnya.

#0@34Ujung-ujungnya, ia menghilang tanpa menerima powerstone tersebut.

#0@35Yukari membicarakan perubahan Gensokyo, tapi buat apa ia menunjukkan diri di sana?

#0@36Marisa pikir.

#0@37Tujuan Yukari adalah melindungi Gensokyo.

#0@38Tapi apa artinya demi tujuan tersebut, ia akan mempertimbangkan bahkan hal-hal macam menyerbu dunia luar atau Ibukota Bulan?

#0@39Walau dia pikir ke dirinya itu mustahil, pikiran gitu bikin dia merinding.

#0@40Ending No.03 Peninggalan Bulan

#0@41Kamu telah menyelesaikan permainan! Selamat!

#0@42Ending Mode Pointdevice atau Clear Tanpa Kehilangan Nyawa



Gnome-colors-gtk-edit.svg e04.msg.jdiff


Legacy (with Misses) Ending No. 04

#0@0Rumah Marisa.

#0@1Di tengah Gensokyo, dipenuhi dengan ketakmurnian Hutan Sihir.

Reisen 

#0@2"Eh? Rencananya gagal?"

Marisa 

#0@3"Yah, entah gagal ato nggak

  

#0@4...Aku bahkan gak gitu ngerti gimana rencananya dimulai."

Reisen 

#0@5"Rencananya mengusir kelinci bulan kembali.

  

#0@6Setidaknya kamu mengerti itu kan?

  

#0@7Salah rasanya bergantung padamu."

Marisa 

#0@8"Kenapa kau dari awal mempercayaiku dengan "Ramuan Biru Laut" itu?"

Reisen 

#0@9"Bukan hanya kamu.

  

#0@10Kami juga beri ramuan ini pada yang lain."

Reisen 

#0@11"Tapi, yang lain bilang tak mau pakai ramuan itu.

  

#0@12Yah, sebenarnya mungkin aja ada beberapa efek samping..."

Marisa 

#0@13"Hah, ada?!"

Reisen 

#0@14Karena itu, satu-satunya yang dengan senang mengambilnya adalah kamu,

  

#0@15tapi mengecewakan kamu gagal."

Marisa 

#0@16"Bentar."

Marisa 

#0@17"Seperti katamu, ramuannya kuambil, tapi nggak kupake."

Reisen 

#0@18"Hah?"

Reisen 

#0@19Lalu, gak kamu pakai, menyerbu Ibukota Bulan, kalah dan balik kabur?"

Marisa 

#0@20"Aku gak kabur! Aku tetap pergi sampai akhir."

Reisen 

#0@21"Bukannya kamu senang waktu nerima ramuannya?

  

#0@22Apa maksudmu waktu itu!"

Marisa 

#0@23"Lihat, itu karena aku memperoleh barang langka.

  

#0@24Benda tersebut masuk ke dalam koleksiku sebagai harta karun.

  

#0@25Sayang kalo dipake."

Reisen 

#0@26"Haaah, Nyonya, manusia telah dikutuk.

  

#0@27Ini bahkan tak berharga untuk dibicarakan.

  

#0@28Nah, tampaknya tak ada pilihan lain selain aku sendiri yang pergi..."

Marisa 

#0@29"Apaan nih? Kalo bisa pergi sendiri mestinya pergi aja dari awal."

Reisen 

#0@30"Tapi aku nggak mau pakai ramuan itu!"

#0@31Marisa tak memberitahu semua mengenai kejadian di Ibukota Bulan.

#0@32Ada banyak hal yang ia tak juga bisa pahami, dan di atas itu semua ia ditipu oleh Reisen, pikirnya.

#0@33Namun, ia sadar kalo itu bukan masalah setelah menemuinya.

#0@34Tampaknya Reisen juga tidak tahu yang sebenarnya.

#0@35Ini keputusan tepat untuk tidak memakai ramuan, pikir Marisa.

#0@36Toh satu-satunya yang tau kebenaran ialah yang bikin ramuan, Eirin.

#0@37Marisa tidak mau ikut-ikutan dalam rencana aneh begitu.

#0@38Ending No.02  Keputusan kelinci bulan

#0@39Kamu telah menyelesaikan permainan! Selamat!

#0@40Clear ending bagian sendiri