Th15/Ending Reisen bahasa Indonesia

From Touhou Patch Center
Jump to: navigation, search
This page is a translated version of a page Th15/Reisen's Endings and the translation is 100% complete.

Other languages:German 100% • ‎English 100% • ‎British English 71% • ‎Google Translate English 100% • ‎Spanish 1% • ‎Latin American Spanish 100% • ‎European Spanish (Suzunaan Blog translation) 100% • ‎French 100% • ‎Indonesian 100% • ‎Japanese 100% • ‎Korean 100% • ‎Polish 23% • ‎Brazilian Portuguese 100% • ‎Russian 100% • ‎Swedish 100% • ‎Thai 100% • ‎Ukrainian 100% • ‎Vietnamese 100% • ‎Traditional Chinese 100%

Terjemahan di sini diterjemahkan dari versi bahasa Inggris, Jika ada terjemahan yang janggal atau kurang tepat, silahkan diperbaiki.

Mohon diperiksa. 

Gnome-colors-gtk-edit.svg e07.msg.jdiff


Pointdevice/No-Miss Ending No. 07

#0@0Eientei

#0@1Tempat penampungan mantan penduduk Ibukota Bulan Terletak di Hutan Bambu.

Eirin 

#0@2"Aku tidak berusaha menipumu.

  

#0@3Aku tidak bilang ini demi Ibukota Bulan

  

#0@4hanya untuk memperoleh dukungan dari orang-orang."

Eirin 

#0@5"Dan ini juga belum diketahui sebagian besar warga ibukota."

Reisen 

#0@6"Memang.

  

#0@7Nona Sagume mengatakan hal itu padaku."

Eirin 

#0@8"Artinya kamu masih bersamanya. Baguslah.

  

#0@9Kita beruntung dia sangat cerdas."

Reisen 

#0@10"Yah, dia benar-benar menyerangku. Dengan danmaku yang cukup sengit."

Reisen 

#0@11"Sama, saya mau mengetahui lebih lanjut mengenai suatu hal....."

Eirin 

#0@12"Ya, aku tahu apa yang ingin kau tanyakan.

  

#0@13Tentang Junko kan?"

Eirin 

#0@14"Ia benci sepenuh hati pada seseorang yang tinggal di bulan.

  

#0@15Alasan untuk hal ini cukup membingungkan......

  

#0@16Dia benci istri suaminya."

Reisen 

#0@17"Hmm? Istri si suami? Atau keduanya?"

Eirin 

#0@18"Alkisah, pria ini membunuh anaknya,

  

#0@19Dan kemudian dia membalas dendam dengan membunuh pria tersebut."

Reisen 

#0@20"Pria itu membunuh anaknya? Kenapa?"

Eirin 

#0@21"Istri pria ini punya hadiah jahat.....

  

#0@22Dan sang istri tak lain adalah Chang'e."

Reisen 

#0@23"Eh? Nyonya Chang'e? Yang memerintah para kelinci bulan..."

Eirin 

#0@24"Junko membenci Chang'e.

  

#0@25Akibatnya, ia juga benci penduduk bulan, pada siapapun yang Chang'e miliki."

Eirin 

#0@26"Dan saat ia menyerbu Ibukota Bulan, kami menipunya dalam kontes kecerdasan.

  

#0@27Dan ia menyerang secara berulang dari waktu ke waktu.

  

#0@28Tentu saja, hanya sedikit orang-orang bulan yang mengetahui ini."

Reisen 

#0@29"Wow, sungguh menakjubkan.

  

#0@30aku tetap tak mengerti apa sebenarnya peran masyarakat

  

#0@31dan pada saat itu, Ibukota Bulan diserang."

Eirin 

#0@32"Tapi jangan bilang kelinci bulan lain tentang ini."

Reisen 

#0@33"Ya, jika Chang'e tahu soal ini, kita bakal dalam masalah besar."

Eirin 

#0@34"Kelinci, nyatanya, bisa dimanfaatkan untuk menjatuhkan Chang'e."

#0@35Kali ini, Eirin tidak menyembunyikan apapun dari Reisen.

#0@36Setelah bercakap, walau kelinci bulan biasa, ia merasa lebih dekat dikit sama gurunya.

#0@37Dan bersama dengan ini, ia sadar tak bisa lagi berhubungan sama warga bulan seperti dulu.

#0@38Ending No.07  Musuh sebenarnya dari Ibukota Bulan

#0@39Kamu telah menyelesaikan permainan! Selamat!

#0@40Ending Mode Pointdevice atau Clear Tanpa Kehilangan Nyawa



Gnome-colors-gtk-edit.svg e08.msg.jdiff


Legacy (with Misses) Ending No. 08

#0@0Eientei

#0@1Tempat menampung mantan penduduk Ibukota Bulan, ada di Hutan Bambu.

Reisen 

#0@2"Oh, bakal dimarahin aku.

  

#0@3Lebih baik kalau aku nggak kembali ke Eientei.

  

#0@4Tak ada hubungannya, aku mesti tidur di alam terbuka....."

Reisen 

#0@5Dan kenapa aku memutuskan untuk tidak minum 'Ramuan Bola Biru Laut'?

  

#0@6Roh jahat tersebut kuat, bukan sebaliknya."

Reisen 

#0@7"Omong-omong, ia tadi bilang sesuatu soal Nyonya Chang'e sebelum bertarung...

  

#0@8Mungkin itu tujuan ia sebenarnya?"

#0@9Chang'e

#0@10Diselimuti Ibukota Bulan, Dewi Bulan.

#0@11Dia memerintah para Kelinci Bulan.

?? 

#0@12"Reisen,

  

#0@13Kembalilah kerumah."

Reisen 

#0@14"Oh, Nyonya Kaguya...."

Kaguya 

#0@15"Aku tahu kau, dan Eirin, cukup puas kamu sudah memberi tahu semua pada kami. la juga marah kamu tidak minum Ramuannya."

Reisen 

#0@16"aku tahu soal amarahnya, tapi tetap terima kasih."

Kaguya 

#0@17"Selain itu, ada hal lain yang Eirin bahkan tak tau, benar kan?

  

#0@18Beritahu padaku hal itu secara rinci."

Reisen 

#0@19"Aku tak tahu....... Mungkinkah itu?"

Kaguya 

#0@20"Sesuatu soal peri, ia bilang Junko adalah 'teman' majikannya."

Reisen 

#0@21"Ya, benar."

Kaguya 

#0@22"Kami tidak tahu Junko adalah teman

  

#0@23dan kami pikir ia, adalah, kartu as-nya."

Kaguya 

#0@24"Mau beritahu kami mengenai hal ini?

  

#0@25Itu peri, dan ia bilang........."

#0@26Reisen kembali ke Eientei berkat bantuan Kaguya.

#0@27Dan Eirin sudah menghentikan amarahnya.

#0@28Reisen berbicara padanya mengenai peri secara rinci.

#0@29Tapi tidak ada yang tahu dengan pasti apakah dia sebenarnya.

#0@30Dia tampak tak menyenangkan, dan dia ada di sisi musuh.

#0@31Itu adalah cerita yang terlihat dalam mimpi. (Bersambung di Stage Ekstra)

#0@32Ending No.08  Awal dari mimpi buruk

#0@33Kamu telah menyelesaikan permainan! Selamat!

#0@34Clear ending bagian sendiri