Th16/Aya Extra Bahasa Indonesia

From Touhou Patch Center
Jump to: navigation, search
This page is a translated version of a page Th16/Aya's Extra and the translation is 100% complete.

Other languages:German 100% • ‎English 100% • ‎British English 15% • ‎Google Translate English 99% • ‎Troll translations 100% • ‎Spanish 100% • ‎European Spanish (Suzunaan Blog translation) 99% • ‎French 100% • ‎Indonesian 100% • ‎Italian 4% • ‎Japanese 100% • ‎Korean 100% • ‎Russian 99% • ‎Serbian troll translations 35% • ‎Swedish 100% • ‎Thai 100% • ‎Ukrainian 100% • ‎Vietnamese 100%

Belum diterjemahkan.

Gnome-colors-gtk-edit.svg st07c.msg.jdiff


Extra Stage

♪ Tidak Lagi Melewati Pintu

Mai

#2@184Apa, kamu kembali?

Satono

#2@308Kita jadi dimarahi gara-gara kamu!

Mai

#2@432Enyahlah sekarang! Dasar tengu bajingan!

Satono Nishida and Mai Teireida defeated

Aya

#0@34Dengarkan aku! Aku si tengu gagak badai, Aya Shameimaru!

Aya

#0@42Aku datang kemari untuk mempertaruhkan masa depan para tengu pada duel kedua!

Aya

#0@50Dewa pengusik, Okina! Jawablah tantanganku!

Okina Matara enters

Okina

#0@118Tengu yang tadi?

<Boss title>

Okina

#0@156Kamu pasti sungguh berani karena menunjukkan batang hidungmu lagi.

Aya

#0@164Terakhir kali dirimu berhasil kabur karena jebakan pengecutmu, tetapi kamu tidak akan bisa kabur kali ini.

Okina

#0@172Aku tidak akan bisa kabur? Apa yang kamu bicarakan? Bukannya KAMU yang kabur?

Okina

#0@180Setelah aku ambil kembali kekuatan di punggungmu, kamu menjadi tidak berdaya.

Okina

#0@188Itulah saat dimana kamu memasuki pintu di punggungmu dan kembali ke duniamu.

Okina

#0@196Yang lari itu kamu.

Aya

#0@204...Aku curiga kalau itu memang yang terjadi.

Aya

#0@212Aku sedang melawan dirimu, dan sebelum aku sadar, aku sudah kembali di Gensokyo.

Aya

#0@220Semua sihir musim yang aku kumpulkan diambil oleh dirimu dan dilepaskan secara paksa.

Aya

#0@228Dan itu adalah sebuah jebakan untuk menendangku. Seharusnya aku menyadari itu!

Okina

#0@236Benar, dan itulah mengapa kamu tidak akan menang! Seberapa kali pun kamu mencoba, kamu akan menemui akhir yang sama.

Aya

#0@244Hmph. Apa kau pikir, setelah mengetahui semua tentang hal itu, aku akan menyerbu kemari tanpa rencana apapun?

Okina

#0@252Oh? Rencana katamu?

Aya

#0@260Lihatlah punggungku!

Okina

#0@268Oho... Begitu! Kau datang kemari dengan kekuatan perbatasan antar musim?

Aya

#0@276Benar sekali. Aku hanya mengumpulkan kekuatan dari titik pergantian musim.

Aya

#0@284Perbatasan antar musim, dimana energi kehidupan sangatlah rendah, saat dimana semua kejahatan di dunia keluar!

Okina

#0@292Heh heh. Jadi jika aku menyerap dan melepaskan itu, aku akan hancur karena kekuatan jahat para tengu.

Okina

#0@300Tapi jika kau tutup mulut, aku mungkin tidak akan menyadarinya. Jadi kenapa?

Aya

#0@308Aku berpikir bahwa dewa seperti dirimu akan menyadari hal itu sendiri.

Aya

#0@316Dan aku tidak di sini untuk menghancurkanmu.

Aya

#0@324Aku tidak mau menjebakmu dengan perangkap pengecut semacam ini. Aku hanya mau mematikan jebakanmu yang sebelumnya.

♪ Dewa Rahasia Matara ~ Hidden Star in All Seasons.

Okina

#0@332Heh heh heh. Jadi kamu ingin bertarung dengan adil, huh?

Okina

#0@340Baiklah. Untuk menghormati keberanianmu, aku tidak akan menggunakan kekuatan musim.

Aya

#0@348Bukan masalah pertarungan adil atau bukan, aku cuma mau mewawancarai dirimu.

Aya

#0@356Kamu adalah dewa pengusik yang punya leluhur yang sama dengan para tengu.

Aya

#0@364Aku ingin bertanya tentang sejarah orang terasing dari masyarakat semacam dirimu, dan rencana yang ingin kamu lakukan nanti.

Okina

#0@372Baiklah. Jika kamu menang, aku akan memberimu sesi wawancara itu atau apa saja.

Okina

#0@380Lagian, asal-usul Gensokyo tidak dapat diceritakan tanpa mengikutsertakan mahluk pengusik semacam kita.

Okina

#0@388Amatilah! Dengarkanlah! Dan ceritakanlah! Inilah wujud asli dewa pengusik!

Okina Matara defeated

Aya

#1@34*Haa* *Haah* Sudah puas?!

Okina

#1@42Luar biasa! Itu lebih dari cukup, aku paham kekuatanmu sekarang.

Okina

#1@50Ini adalah kekalahanku.

Aya

#1@58...Tidak, ini kekalahanku.

Aya

#1@66Tanpa sihir di punggungku ini, aku tidak punya peluang menang saat melawanmu.

Aya

#1@74Dan kekuatan sihir di punggung ini adalah milikmu.

Aya

#1@82Pertarungan ini di dasari dengan asumsi bahwa aku akan bertarung dengan kekuatan itu. Sekarang kalau aku pikir lagi...

Aya

#1@90Aku tahu kalau aku ada di genggaman tanganmu sejak awal.

Okina

#1@98Benar, Aku bisa saja menutup pintumu kapan saja, dan menarik sumber kekuatan lain.

Okina

#1@106Tapi aku memutuskan untuk tidak melakukannya karena aku menghormati keberanianmu.

Okina

#1@114Ada atau tidaknya dirimu di tanganku tidak merubah fakta bahwa dirimu menang.

Okina

#1@122Berbanggalah.

Aya

#1@130Ya, kau benar... Yah! Kenapa aku tidak mau mengakui kemenanganku?

Aya

#1@138Jadi, seperti yang dijanjikan, akan kumulai wawancaraku denganmu sekarang!

Okina

#1@146U-um, baik.

Aya

#1@154Jadi, untuk memulai, kenapa kamu melakukan semua ini?

Aya

#1@162Oh, yang kumaksud dengan "ini" adalah insiden empat musim.

Okina

#1@170Aku merasa ini sudah waktunya untuk melepas kedua pelayanku.

Okina

#1@178Jadi aku mencari pengganti mereka.

Okina

#1@186Untuk mencari kandidat dengan potensial yang hebat di wilayah yang luas...

Okina

#1@194Aku memerintah mereka berdua untuk menarik bakat terpendam dari semua orang.

Okina

#1@202Musim menjadi aneh dikarenakan kekuatan terpendam para peri dan roh-roh suci.

Aya

#1@210Begitu. Jadi, apa kamu menemukan seorang pengganti?

Okina

#1@218Belum, masih belum. Tapi aku sudah punya beberapa kandidat.

Okina

#1@226Tapi sepertinya ini bisa menjadi kali terakhir aku menggunakan pintu-pintu ini di penjuru Gensokyo.

Okina

#1@234Aku yakin pesanku sudah tersampaikan.

Aya

#1@242?? Baiklah, pertanyaan berikutnya.

Okina

#1@250Tunggu dulu, ada berapa pertanyaan?

Aya

#1@258Sebanyak yang aku perlu.

Okina

#1@266Aku lelah setelah pertarungan tadi. Tidak bisa kita lanjutkan lain waktu saja?

Okina

#1@274Oh, aku tahu! Bagaimana kalau aku mengunjungi tempat tinggal kalian para tengu?

Okina

#1@282Setelah aku melihatmu, aku menjadi tertarik dengan tengu masa kini.

Okina

#1@290Dan jika para tengu menerimanya, kenapa tidak membuat perjanjian damai?

Aya

#1@298Ok, ok, nggak masalah buatku.

Aya

#1@306Tapi kamu harus berjanji kepadaku

Aya

#1@314Jangan mau diwawancarai siapapun selain aku!

Aya

#1@322Aku tidak bisa membiarkan seseorang mendapatkan narasumber sebesar ini.

Okina

#1@330U-um, baiklah.