Th175/Ending Flandre bahasa Indonesia

From Touhou Patch Center
Jump to: navigation, search
This page is a translated version of a page Th175/Flandre's Endings and the translation is 96% complete.

Other languages:German 100% • ‎English 96% • ‎DeepL English 90% • ‎Spanish 96% • ‎Indonesian 96% • ‎Japanese 100% • ‎Korean 100% • ‎Russian 48% • ‎Swedish 98% • ‎Vietnamese 100% • ‎Simplified Chinese 100%

Harap periksa.

Gnome-colors-gtk-edit.svg data/event/script/ending/flandreA.pl.jdiff


 

Kolam Darah Neraka Lama.

 

Itu merupakan tempat terkutuk yang menerima penjahat dan menguras kekuatan fisik dan mental mereka.

 

Karena tempatnya yang suram dan menyeramkan, bahkan dalam standar neraka lama Iblis yang menginginkannya semakin berkurang, sehingga tempat itu tidak terurus.

 

Dan ketika neraka itu sendiri dipindahkan, Neraka Kolam Darah dibakar dan disembunyikan oleh api.

 

Neraka Kolam Darah akhirnya menghilang dan terlupakan. Tidak, lebih tepatnya, iblis melupakan tempat jahat tersebut.

 

Toutetsu "Sepertinya kau masih bisa berdiri, tapi itu tidak cukup."

 

Flandre "Aku merasa seranganku tidak mempan..."

 

Taotie "Apakah kau tidak sadar?

Aku menyerap semua serangan.

Adalah hal yang bodoh untuk menantang-ku untuk bertarung."

 

Flandre "Begitu, jadi ini yang dia maksud. Hanya aku yang bisa mengalahkanmu."

 

Toutetsu "Apa?"

 

Flandre "Jangan menghindariku.

Aku adalah dewa penghancur yang menghancurkan segalanya!

Tidak ada yang selamat setelah memakan ini!"

 

Toutetsu "Khi khi khi... Menarik, akan aku lahap dengan rakus”

 

Toutetsu "Aku akan menyerap serangan apa pun. Ayo maju! Jangan sampai kau meleset!"

 

Flandre "Makan ini! Scarlet Nihility!"

 

Spell card penghancur Flandre meledak.

 

Sepertinya Toutetsu telah disingkirkan.

Namun, meskipun dia tidak bisa melihatnya,

dia mendengar Toutetsu tertawa dari suatu tempat.

 

"Khi khi khi, aku terkejut.

Tampaknya menghancurkan segalanya bukanlah omong kosong.

Jika ada vampir seperti itu, aku tidak akan langsung ke permukaan."

 

Lalu tempati itu diselimuti oleh keheningan. Untuk sementara, Mungkin Toutetsu tersingkirkan dari monopoli minyak.

 

Dengan begini, minyak bisa di kendalikan untuk sementara waktu.

 

Di bawah kendali dewi misterius...


Harap periksa.

Gnome-colors-gtk-edit.svg data/event/script/ending/flandreB.pl.jdiff


 

Kuil Hakurei

 

Sebuah kuil bersejarah di Gensokyo.

 

Semburan minyak secara alami berkurang dan akan menghilang dari ingatan semua orang.

 

Reimu "Apa? Kau-kan?!"

 

Okina "Toutetsu sudah tiada. Kedamaian akan turun ke bumi."

 

Reimu "Ya, bagus sih.

Tapi bagaimana cara-mu menyingkirkannya?

Seranganku tidak ada yang mempan terhadapnya."

 

Okina "Seperti ini..."

 

Reimu "....Ehhh? Flandre?!"

 

Okina “Ya, untuk menghadapi Toutetsu yang bisa menyerap apa saja adalah dengan memukulnya dengan yang bisa menghancurkan apa saja."

 

Reimu "Bagaimana caramu mengajaknya keluar?"

 

Okina "Dia selalu mengurung diri karena kemampuannya yang berbahaya, Jadi aku pikir dia pasti kesal sekali."

 

Okina "Jika aku bilang ada seorang yang boleh dia hancurkan

dia pasti langsung mau.

Selain itu, dia akan senang jika aku bilang tidak ada yang bisa mengalahkan dia... "

 

Reimu "...Kau tampaknya pandai memanfaatkan orang."

 

Dengan keberhasilan Flandre, Toutetsu menghilang, dan semburan minyak tampaknya telah mereda.

 

Namun, Reimu masih penasaran.

 

Menurut Toutetsu, dia hanya ingin memonopoli minyak, Sepertinya dia tidak terlibat dalam semburan itu.

 

Selain itu, cerita Okina terlalu rapi dan tidak wajar.

 

Ketika dia pergi untuk menyelidiki penyebab semburan minyak, dia bertemu Toutetsu.

 

Okina menyuruh Flandre karena dia tidak bisa mengalahkannya.

 

Kemudian dia mengalahkan Toutetsu, dan pada saat yang sama, semburan minyaknya berhenti.

 

Dia tidak dapat menyangkal perasaan bahwa semuanya sudah di rencanakan.

 

Tentu saja, karena orang yang menyebabkan semburan minyak itu adalah...

 

Namun Reimu tidak tahu bahwa itu adalah perbuatan Okina.


Harap periksa.

Gnome-colors-gtk-edit.svg data/event/script/ending/flandreC.pl.jdiff


 

Kuil Hakurei

 

Sebuah kuil bersejarah di Gensokyo.

 

Reimu "Kenapa kamu di sini?"

 

Toutetsu "Khi khi khi, jangan membenciku seperti itu. Aku hanya ingin membicarakan distribusi sumber daya minyak bumi lagi."

 

Reimu "Eh!? Distribusi?"

 

Toutetsu "Awalnya aku memonopolinya dan mengabaikan mereka yang tinggal di permukaan."

 

Toutetsu "Aku tidak tahu ternyata ada orang yang begitu kuat."

 

Toutetsu "Jadi ku pikir lebih baik menjalin hubungan kerja sama. Jika memungkinkan, saya ingin membentuk aliansi."

 

Reimu "Aliansi itu maksudmu sepertu aliansi keserakahan?"

 

Toutetsu "Khi khi khi, tentu saja. Jika terwujud, aku akan mendominasi dunia binatang.”

 

Reimu "Hah. Semua orang di permukaan tidak tertarik dengan dunia binatang."

 

Toutetsu "Ngomong-ngomong, di mana dia? Vampir ceria yang menghancurkan perutku yang tak terbatas..."

 

Rumah Setan Merah

 

Sebuah bangunan bergaya Barat yang mewah namun suram.

 

Okina "Terima kasih atas kerja kerasmu menaklukkan Toutetsu"

 

Flandre "Dia masih hidup. aku kira aku sudah menghancurkannya."

 

Okina "Tidak, kau benar benar telah menghancurkannya. Jadi, taotie yang saat ini berada di permukaan adalah orang yang berbeda."

 

Flandre "Eh?"

 

Okina "Taotie adalah wujud keserakahan itu sendiri."

 

Okina "Yang kau kalahkan adalah individu yang telah menyerap niat jahat dari Neraka Kolam Darah."

 

Okina "Nah, dia hanya taotie yang bisa berbicara tentang menyerap keinginan di permukaan sekarang."

 

Okina "Berkat kau, Toutetsu yang tidak bisa dikalahkan oleh siapapun bisa di kalahkan."

 

Flandre "Hmm, aku tidak begitu mengerti sih, tapi kedengarannya bagus."

 

Okina "Hohoho"

 

Flandre "Jika Aku bertemu Toutetsu lagi, Bukan kejahatan namanya jika aku menghancurkannya bukan?

 

Okina "Fufufu, itu benar.

Jika kau ingin melakukannya, hubungi aku lagi.

Nah, aku punya pekerjaan lain, jadi ini... "

 

Toutetsu berbicara dengan manusia di permukaan dan iblis neraka lama, dan menjadi salah satu pengelola Neraka Kolam Darah.

 

Dan Okina menjadi rekan manajer dari sisi permukaan.

 

Toutetsu kemudian sadar bahwa semburan minyak di permukaan adalah masalah besar.

 

Semburan minyak adalah insiden palsu yang di rancang oleh Okina untuk membuat Toutetsu menjadi musuh utama orang di permukaan.

 

Dengan mengendalikan minyak, semua orang bergerak sesuai rencana Okina.

 

Namun, bagi mereka yang mengetahui masa depan minyak yang suram, mereka akan senang minyaknya berada di bawah kendali Okina.

 

Karena dia adalah dewi rahasia yang menyembunyikan segalanya. Pada akhirnya minyak akan disembunyikan ke dasar bumi lagi.

 

Termasuk sesuatu yang mengerikan yang di sebut Toutetsu...